
Pernahkah Anda berdiri di depan rak toko bangunan, memegang dua buah kran yang bentuknya mirip, tetapi harganya berbeda jauh? Atau mungkin, Anda pernah membeli kran yang terlihat mengkilap seperti besi, namun baru dipakai beberapa bulan sudah patah gagangnya atau keropos bodinya?
Memilih kran air memang terlihat sepele, tetapi ini adalah investasi kenyamanan jangka panjang. Kesalahan terbesar banyak orang adalah hanya melihat tampilan luarnya saja tanpa mengetahui material dasarnya. Padahal, bahan dasar kran sangat menentukan keawetan dan keamanan air yang Anda gunakan.
Di pasaran, terdapat tiga material utama yang mendominasi: Babet (Zinc Alloy), Stainless Steel, dan PVC (Plastik). Agar tidak salah pilih dan menyesal kemudian, sangat penting bagi Anda untuk memahami Perbedaan Kran Babet, Stainless, dan PVC sebelum memutuskan membelinya.
Dalam artikel ini, kita akan membedah karakteristik masing-masing material dan merekomendasikan kran berkualitas dari merek KRANZ yang sesuai dengan kebutuhan rumah Anda.
1. Kran Babet (Zinc Alloy)

Sering kali kita melihat kran yang berkilau menyerupai perak atau chrome, terasa agak berat, namun harganya cukup terjangkau. Kemungkinan besar itu adalah kran berbahan Babet.
Babet adalah istilah pasar untuk material Zinc Alloy (campuran timah/seng).
- Karakteristik: Biasanya dilapisi chrome sehingga tampilannya sangat mirip dengan stainless steel.
- Kelebihan: Harganya lebih ekonomis dibandingkan stainless murni. Tampilannya mewah dan rapi.
- Kekurangan: Jika lapisan chrome-nya tergores atau menipis, material babet di dalamnya bisa mengalami korosi (muncul bintik-bintik). Selain itu, babet memiliki sifat getas, artinya jika terjatuh atau diputar terlalu keras, ia bisa patah tiba-tiba.
2. Kran Stainless Steel

Ketika membahas Perbedaan Kran Babet, Stainless, dan PVC, material stainless steel (biasanya kode SUS 304) selalu menempati posisi teratas dalam hal durabilitas dan kesehatan.
- Karakteristik: Memiliki warna perak matte atau hairline (berserat halus). Bahannya sangat keras dan berat.
- Kelebihan: Tahan karat seumur hidup, sangat kuat, dan tahan terhadap suhu air panas. Yang paling penting, stainless steel bersifat food grade (aman untuk air minum/masak) karena tidak melepaskan zat kimia ke dalam air.
- Kekurangan: Harganya cenderung paling mahal dibandingkan dua jenis lainnya.
3. Kran PVC (Plastik)

Jangan remehkan kran plastik. Kran PVC (Polyvinyl Chloride) adalah pilihan favorit untuk area luar ruangan atau taman.
- Karakteristik: Ringan, berwarna-warni (biasanya putih, biru, atau krem), dan berbahan polimer plastik.
- Kelebihan: Sudah pasti 100% anti karat karena tidak mengandung unsur logam. Harganya paling murah dan sifatnya elastis (tidak mudah patah jika terbentur ringan).
- Kekurangan: Tampilannya kurang mewah untuk interior. Jika terpapar matahari terus menerus selama bertahun-tahun, warnanya bisa pudar dan materialnya menjadi rapuh.
Sering kali, Perbedaan Kran Babet, Stainless, dan PVC yang paling mencolok terlihat dari bobot dan harganya, di mana PVC adalah yang paling ringan dan terjangkau, sementara Stainless adalah yang terberat.
Mana yang Harus Anda Pilih?
Setelah mengetahui karakteristiknya, kran mana yang cocok untuk rumah Anda? Mengetahui Perbedaan Kran Babet, Stainless, dan PVC membantu Anda menempatkan kran sesuai fungsinya agar lebih awet:
- Untuk Dapur & Wastafel: Sangat disarankan menggunakan Stainless Steel. Karena airnya mungkin digunakan untuk mencuci sayur atau sikat gigi, aspek kesehatan dan anti-karat adalah prioritas.
- Untuk Kamar Mandi (Shower/Bak): Anda bisa menggunakan Babet (Zinc Alloy) berkualitas jika ingin tampilan mewah dengan budget terbatas, atau Stainless Steel untuk keawetan maksimal.
- Untuk Taman & Teras: Gunakan PVC. Selain murah, kran PVC tahan terhadap cuaca dan air hujan tanpa takut berkarat.
Mengapa Memilih Kran KRANZ?
Apa pun material yang Anda pilih, kualitas pembuatannya adalah kunci. Merek KRANZ menyediakan berbagai jenis kran dengan standar kualitas tinggi, baik itu yang berbahan Babet (dengan lapisan chrome tebal), Stainless Steel (SUS 304 asli), maupun PVC (plastik tebal berkualitas).
Keunggulan kran KRANZ terletak pada:
- Jantung Kran (Valve): Menggunakan mekanisme yang presisi sehingga tidak mudah bocor atau menetes.
- Finishing Halus: Lapisan luar yang rapi dan tidak tajam.
- Durabilitas: Dirancang untuk penggunaan jangka panjang.
Kesimpulan
Memilih kran air bukan hanya soal harga murah. Anda perlu mempertimbangkan lokasi pemasangan dan kegunaannya.
Kesimpulannya, memahami Perbedaan Kran Babet, Stainless, dan PVC adalah investasi pengetahuan agar Anda tidak bolak-balik mengganti kran yang rusak. Pastikan Anda memilih produk yang jelas kualitasnya seperti KRANZ untuk menjamin aliran air yang lancar dan rumah yang bebas masalah sanitasi.
Apakah Anda siap mengganti kran lama Anda dengan yang lebih berkualitas?
Dapatkan Produk Kran KRANZ Terbaik Sekarang
Jangan biarkan aktivitas rumah tangga terganggu karena kran yang bocor atau berkarat. Segera ganti dengan produk kran dari KRANZ yang terbukti awet, memiliki desain variatif, dan material berkualitas tinggi sesuai kebutuhan Anda. Dapatkan koleksi lengkapnya dengan mengunjungi situs resmi kami di grahapandawasemen.co.id. Butuh konsultasi model yang pas atau ingin memesan dengan respon cepat? Hubungi tim kami langsung melalui WhatsApp di 081393052643. Lengkapi rumah Anda dengan kran terbaik hari ini juga!